Profil

ASPEP  merupakan Asosiasi Pengerjaan Logam dan Permesinan . Asosiasi dibentuk atas dorongan Kanwil Deperin Jakarta Barat. Kita bersatu dalam persamaan bidang usaha logam dan mesin yang berbeda spesialis usaha masing-masing, dengan satu tujuan sama, saling tukar pengalaman, sumber informasi, teknologi, promosi, solusi masalah, memenuhi kebutuhan SDM, melalui Diklat Vokasional, dan menyamakan persepsi standardisasi industri, dan lain-lain, kegiatan untuk memajukan industri manufaktur terutama sektor Metal Work.

Setelah sekian lama ASPEP berdiri menggalang persatuan visi dan misi, mendapat bantuan dari ZDH dan GTZ Jerman pada permulaan tahun 1990an, untuk menyatukan kegiatan bersama yang paling urgensi kebutuhannya waktu itu (Diklat tenaga kerja). Sayang kegiatan “on the job training” bantuan GTZ kurang mengena pada kebutuhan SDM anggota ASPEP, berjalan kurang lancar, kemudian setelah meninjau langsung Pendidikan dan Pelatihan Vokesional Sistem Ganda (PPVSG) ke Jerman atas bantuan GTZ, Diklat akan dialihkan ke PPVSG, terhenti dengan gejolak situasi ekonomi politik tahun 1998 dan, kegiatan yang baru pulih membaik permulaan tahun 2000an, tahun 2008 kembali dunia mengalami gejolak krisis moneter, ASPEP mengalami lagi staknasi pertumbuhan. Kini dengan digalakkan kembali “Pendidikan Vokasional” oleh Pres. Joko Widodo, kembali ASPEP ingin bangkit kembali, menghidupkan assosiasi yang sudah lesu sekian lama, ikut serta menggalakkan kembali kegiatan assosiasi, dan terutama menghidupkan kembali PPVSG yg terhenti setengah jalan.

Kini 2018 Aspep kembali bangkit dengan semangat terbarukan, dengan  visi : “menggalang kerjasama antar  usaha terkait pengerjaan logam, manufacturing dan fabrikasi. serta berusaha membentuk jaringan  atau wadah produksi keterkaitan antara berbagai usaha spesialisasi”. 

Misi: ” menyelaraskan standar industri, membentuk sektor untuk memenuhi kebutuhan SDM (Sumber Daya Manusia). Menyelengarakan Pendidikan dan Pelatihan Vokasional Sistem Ganda, Dapat menjalin kerjasama antar perusahaan UKM khususnya di bidang industri agar mampu menghasilkan produk yang bermutu. Membuat Forum diskusi dan Industrial Research untuk membantu memecahkan masalah teknik dan management anggota”.